makanan-sehat-untuk-ibu-hamil
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu, Kesehatan

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Agar Janin Tetap Sehat

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Agar Janin Tetap Sehat – Bagi anda yang mengalami masa kehamilan anak pertama, informasi tentang makanan sehat untuk ibu hamil tentunya sangatlah penting agar anda tahu jenis-jenis makanan yang cocok dikonsumsi untuk ibu hamil. Selain mengetahui beberapa macam jenis dari makanan yang baik untuk ibu hamil, anda harus mengimbangi pola makan tersebut dengan melakukan olahraga. Salah satu olahraga yang paling banyak dilakukan oleh ibu hamil adalah senam. Anda bisa melakukan senam ibu hamil dirumah atau di tempat senam bersama instruktur serta teman yang lainnya.

makanan-yang-baik-untuk-ibu-hamil

Makanan sehat untuk ibu hamil sesuai nutrisi yang dibutuhkan

Mengkonsumsi jenis makanan yang sehat dan bergizi sangatlah penting bagi ibu hamil. Hal ini karena apapun yang mereka makan akan langsung berpengaruh secara langsung terhadap kesehatan ibu dan janinnya. Untuk itu, makanan sehat untuk ibu hamil harus mempunyai kandungan gizi yang seimbang. Artinya, jenis makanan tersebut harus memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi saat hamil baik dari segi kuantitas dan kualitasnya. Dengan kata lain, mengkonsumsi makanan dalam porsi yang besar belum tentu sehat karena kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil tidak terpenuhi.

senam-ibu-hamil

Salah satu zat yang sangat penting untuk ibu hamil dan janinnya adalah kalori. Umumnya, kebutuhan ibu hamil akan kalori sesuai dengan usia kehamilan. Untuk ibu yang sedang hamil muda sekitar enam bulan pertama atau trimester pertama dan kedua sebaiknya mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil yang mengandung kalori sekitar dua ribu kalori untuk per harinya. Untuk masa tiga bulan terakhir, ibu akan membutuhkan tambahan kalori sebesar 200 kalori untuk tiap harinya sehingga ibu hamil harus mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori sebesar 2.200 kalori setiap harinya. Untuk jenis makanan yang baik untuk ibu hamil, mereka dianjurkan untuk mengkonsumsi 10 persen kalori dari protein, 55 persen sumber kalori lain dari karbohidrat, serta 35 persen kalori yang didapatkan dari lemak. Selain mengandung kalori, makanan ibu hamil juga harus mengandung banyak kalsium, zat besi, magnesium, folat, Vitamin C, B dan A, seng, serta selenium yang biasanya dibutuhkan untuk kelenjar tiroid. Semua nutrisi tersebut bisa ditemukan di produk protein dan segar.

Makanan sehat untuk ibu hamil: trimester pertama

Berbicara tentang jenis makanan yang cocok untuk ibu hamil, ada beberapa prioritas pada tiap semesternya selain makanan yang baik untuk ibu hamil sampai melahirkan. Beberapa jenis makan yang diprioritaskan di tiap semesternya sangat mudah didapatkan disekitar anda. Untuk makanan yang baik untuk ibu hamil saat memasuki masa trimester yang pertama adalah pisang karena dapat mengurangi rasa mual yang biasa dilalami oleh ibu hamil pada masa tiga bulan yang pertama. Pisang merupakan salah satu sumber dari vitamin B6 yang cukup tinggi yang bisa mengatasi morning sickness. Disamping itu, pisang juga mengandung vitamin C, serat, potassium, dan asam folat.

Selain buah pisang, jenis makanan lain yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil adalah bayam. Sayuran hijau ini sangat cocok untuk para ibu yang sedang hamil muda karena banyaknya kandungan asam folat. Mengkonsumsi makanan yang baik untuk ibu hamil yang mengandung banyak asam folat sangat cocok pada masa awal kehamilan yang betujuan untuk pencegahan cacat tabung saraf atau cacat lahir pada sumsum tulang belakang dan otak. Bayam juga merupakan sayuran yang kaya akan kandungan mangan, serat, vitamin K, C, A, dan juga besi.

Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang juga baik untuk dikonsumsi bagi ibu hamil. Sebagian besar kacang-kacangan merupakan sumber serat dan protein yang terbaik. Untuk itu, kacang-kacangan merupakan makanan yang baik untuk ibu hamil yang akan membantu mengatasi permasalahan sembelit. Berdasarkan riset terpercaya, hampir 40% ibu hamil akan mengalami sembelit dalam masa kehamilan mereka. Penyebabnya adalah tekanan rahim yang semakin hari semakin besar, suplemen zat besi, dan jormon progresteron yang dapat memperlambat gerak dari proses pencernaan. Kacang-kacangan juga mengandung banyak zat besi dan asam folat.

Makanan sehat untuk ibu hamil: trimester kedua

Memasuki trimester kedua, para ibu hamil dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi telur. Kuning telur merupakan bagian yang banyak mengandung kolin. Nutrisi ini mempunyai peran penting untuk perkembangan otak calon bayi anda. Untuk setiap harinya, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 450 mg kolin. Bagi ibu hamil yang tidak suka telur atau vegetarian, sumber lain yang banyak mengandung kolin adalah susu, kacang kedelai, dan juga daging sapi. Namun, asupan makanan yang bergizi tidak cukup tanpa diimbangi dengan olahraga agar janin yang dikandung tetap sehat. Anda tak usah khawatir karena ada jenis olahraga yang bisa diikuti yaitu senam ibu hamil. Salah satu senam yang paling digemari adalah senam yoga.

senam yoga ibu hamil sangat digemari disamping menyehatkan fisik juga menyehatkan mental para ibu hamil. Bagi mereka yang mendapatkan kehamilan pertama kali mungkin akan sedikit takut menghadapi proses persalinan nantinya. Untuk itu, ada beberapa gerakan yoga bisa memudahkan anda pada proses persalinan. Selain itu, yoga sebagai senam ibu hamil juga mengajarkan untuk bermeditasi agar pikiran lebih tenang dan rileks.

Dengan melakukan senam yoga serta mengkonsumsi makanan yang baik untuk ibu hamil, dapat dipastikan anda dan calon bayi anda akan selalu sehat. Selain mengetahui tentang beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi saat hamil, sebaiknya anda juga mencari informasi tentang jenis makanan yang dilarang untuk dikonsumsi saat hamil. Hal ini untuk memastikan dan menghindarkan anda dan bayi anda dari kemungkinan terburuk seperti keguguran sebelum bayi lahir dan yang lainnya.

 

persiapan persalinan
Read More
Kesehatan

Berbagi Ilmu Tentang Pengalaman Persalinan Untuk Ibunda

Umumnya setiap Ibu selalu mendambakan untuk bisa mengalami proses persalinan normal. Proses yang normal selalu memberikan sensasi pengalaman yang berbeda seakan Ibunda benar-benar menyatu dengan dengan sang buah hati, memperjuangkan hidup si bayi agar mampu menghirup udara di dunia luar. Proses kelahiran memang tidak selalu mudah malah seringkali disertai dengan kecemasan yang muncul antara takut serta bahagia Untuk itu, agar Ibunda merasa siap perlu rasanya untuk mengetahui cara persiapan persalinan yang baik sehingga proses persalinan dapat berlangsung secara lancar dan aman.

Tiga Tahap Proses Persalinan

Pada umumnya ada tiga tahapan yang akan Ibunda lewati ketika tengah mengalami persalinan normal. Tahapan ini akan membuat Anda mampu bertemu dengan buah hati yang Anda kandung. Tahapan pertama adalah tahapan yang dikenal dengan sebutan kontraksi. Tentunya Ibunda pastinya sudah mengetahui istilah ini. Kontraksi merupakan proses pembukaan yang terjadi dengan adanya perubahan ukuran lebar pada leher rahim Anda. Ini semacam tahap pemanasan sebelum bayi dilahirkan. Setelah itu ada tahapan lain yang merupakan tahapan dimana bayi didorong agar mampu keluar dari rahim sang Ibunda. Selanjutnya adalah tahapan terakhir yakni proses melahirkan secara normal yang diketahui dari keluarnya plasenta setelah bayi Anda lahir.

proses persalinan

Tahapan Pertama Proses Melahirkan

Penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut. Pada saat Anda mengalami proses hendak melahirkan Anda tentu melakukan berbagai persiapan persalinan terlebih dahulu. Anda dianjurkan untuk telah terlebih dahulu melakukan olahraga rutin khusus untuk Ibu hamil seperti yoga atau berenang yang gunanya agar mengurangi rasa sakit atau nyeri ketika melahirkan. Hal ini karena pada tahapan pertama melahirkan Anda akan mengalami dua fase. Fase-fase ini adalah fase awal dan fae aktif. Fase awal dimulai dengan menipisnya leher rahim Anda secara perlahan yang membuat leher rahim Anda akan terbuka dengan lebih lebar. Pada saat ini Anda akan mulai mengalami kontraksi yang terjadi secara ringan.

Selanjutnya Anda akan menuju ke fase aktif yang terjadi setelah fase awal kontraksi ringan terjadi dalam waktu yang teratur selama beberapa waktu. Biasanya fase awal akan selesai dalam kurun waktu 6 hingga 12 jam tergantung dari kondisi tubuh Anda. Selanjutnya fase aktif akan terjadi dan leher rahim Anda akan membuka dengan lebih cepat yang ditandai dengan bukaan yang meluas hingga lebih dari 10 cm. Tanda yang menunjukkan bahwa Anda tengah mengalami fase aktif saat proses persalinan adalah merasakan adanya kram di area kaki. Selain itu punggung Anda akan terasa nyeri seakan mendapatkan tekanan yang kuat. Anda pun akan mengalami mual-mual. Pecahnya air ketuban juga terjadi pada saat ini. Fase aktif biasanya terjadi selama kurun waktu 4 jam hingga 8 jam, meski ini juga bukan merupakan catatan waktu yang pasti.

persalinan normal

Tahapan Kedua Proses Melahirkan

Setelah Anda melewati fase aktif ini yang umumnya diikuti dengan rasa nyeri yang sakit maka Anda akan masuk pada proses persalinan normal tahapan kedua. Pada tahapan ke tingkat kedua ini terjadi proses pendorongan yang Anda lakukan agar bayi mampu keluar dari rahim Anda. Durasi proses ini berlainan tergantung dari kondisi Ibunda. Saat Anda telah melihat semacam tonjolan yang merupakan kepala bayi yang keluar dari rahim Anda maka itulah saat-saat yang sangat spesial. Saat-saat dimana Anda melihat sendiri bayi Anda telah lahir lahir dari rahim Anda. Setelah kepala bayi keluar, disusul dengan bahu yang keluar secara menyamping dengan diikuti oleh tubuhnya.

Tahapan Ketiga Proses Melahirkan s

Tahap kedua ini selesai dengan momen Anda menyaksikan bayi anda lahir secara sempurna dan selamat dari rahim Anda. Setelah mengalami dua tahapan persalinan, tahapan selanjutnya yang akan Anda alami setelah melakukan Persiapan persalinan dengan baik adalah tahapan terakhir yang ditandai dengan keluarnya plasenta yang keluar dari rahim Anda. Biasanya waktu umum keluarnya plasenta adalah sekitar di bawah 15 menit namun ada kalanya plasenta Anda baru akan keluar lebih dari setengah jam. Tahapan ini juga memasukkan proses IMD atau proses inisiasi menyusui dini. Proses IMD ini adalah momen dimana bayi diletakkan di area dada Anda dan si bayi akan secara naluriah akan mencari puting Ibunda untuk menyusui.

Ini merupakan proses yang teramat ditunggu-tunggu setelah menyaksikan bayi Anda lahir dari rahim Anda. Secara keseluruhan proses persalinan yang umum dialami oleh Ibunda adalah sekitar 10 jam hingga lebih dari 20 jam. Menjalani persalinan memang bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Dibutuhkan kesabaran yang ekstra serta kesehatan jasmani dan rohani pada sang Bunda. Kondisi fisik Anda haruslah siap begitu juga kondisi psikis Anda. biasanya Ibunda yang mengalami kelahiran rentan terkena stress untuk itu, adalah kewajiban bagi sang suami untuk terus menjaga dan mendampingi si Ibu.

Persiapan yang Perlu Dilakukan Oleh Sang Ayah

Sebagai seorang ayah, sudah menjadi kewajiban bagi Anda untuk terus menjaga serta menjamin kesehatan Ibunda. Karena pada saat melahirkan, Ibunda tengah memperjuangkan proses hidup mati yang dilakukan untuk dua orang sekaligus yakni sang Ibu serta sang buah hati. Untuk itu, agar Ayah tidak merasa gugup, ada baiknya bila terlebih dahulu menyiapkan beberapa hal yang diperlukan saat proses persalinan tengah berlangsung. Ayah sudah harus menyiapkan barang-barang yang dibutuhkan oleh Ibunda dan sang buah hati mulai dari pakaian yang cocok, nyaman, dan sesuai. Selain itu, ada baiknya bila Ayah juga telah membawa peralatan kebersihan seperti sikat gigi, sabun, dan lain-lain. Selain itu, ada baiknya bila Ayah juga selalu mendampingi Ibunda saat tengah mengalami proses hamil karena hal itu akan membantu memberikan ketenangan pada sang ibu.

Mengalami persalinan normal adalah merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri bang sang Ibunda. Meski demikian Ibunda tetaplah harus ingat dengan beberapa hal mulai dari menjaga kesehatan diri, menjaga nutrisi dalam tubuh agar tetap stabil, hingga menyiapkan batin serta emosi agar selalu dalam kondisi yang tenang.

 

menurunkan berat badan setelah melahirkan
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu

cara menurunkan berat badan setelah melahirkan

Menurunkan berat badan setelah melahirkan

Menurunkan berat badan setelah melahirkan adalah salah satu permasalahan yang sering dicari ibu muda. Seorang wanita memang sensitif jika sudah berurusan dengan berat badan yang terlalu gemuk, maka tak heran jika serangkaian program dilakukan demi memiliki berat badan yang ideal. Ketakutan ini biasanya terjadi setelah melahirkan, tubuh menjadi gemuk dan akhirnya harus mencari cara untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan.

 

Alasan berat badan meningkat setelah melahirkan

Bertambahnya berat badan setelah melahirkan terjadi karena banyak hal dimulai dari kurangnya beraktifitas, asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi asi bagi sang buah hati, dan masih banyak lagi faktor lainya.

Setelah melahirkan seorang ibu memang tidak diperbolehkan melakukan banyak gerakan, apalagi untuk mereka yang melakukan persalinan caesar, aktivitas akan membuat bagian perut terasa sakit karena jahitan belum sembuh total. Sedangkan asupan nutrisi ini sendiri sangat diperlukan karena bagaimanapun bayi kita akan mengkonsumsi makanan dari asi. Agar asi menjadi lancar maka kebutuhan nutrisi harus kita penuhi.

Bagi anda ibu muda yang memiliki masalah dengan berat badan, jangan kawatir ini merupakan proses alami yang terjadi setelah pasca melahirkan. Jika anda ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan pastikan bahwa cara yang anda gunakan tidak akan membahayakan si kecil.

 

Tips menurunkan berat badan setelah melahirkan

  1. Melakukan olahraga
    Sebelum melakukan olahraga untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti olahraga apa yang cocok untuk wanita setelah melahirkan sampai kapan olahraga tersebut bisa dilakukan. Tanya hal tersebut kepada dokter atau sumber terpercaya lainya.
  2. Menyusui
    Perlu anda ketahui bahwa aktivitas menyusui selain memiliki manfaat yang sangat baik untuk si kecil, ternyata juga bisa menurunkan berat badan setelah melahirkan dengan perlahan. Menyusui akan melepas hormon ke dalam tubuh dan hrmon yang dilepas ini memiliki fungsi untuk menurunkan berat badan sepeti sebelum melahirkan. Pada saat seorang ibu menyusui bayinya sama saja membakar 200 sampai 500 kalori dalam setiap Jumlah kalori yang terbakar inni sama halnya dengan aktivitas olahraga bersepeda selama satu jam dan juga berenang untuk beberapa jam.
  3. Mengtur pola makan
    Konsumsi makan ini harus diperhatikan dengan baik untuk seorang ibu yang baru memiliki momongan. Sebaiknya anda makan 3 kali sehari dengan menu yang lengkap agar nutrisi bisa terpenuhi, namun jangan dibiasakan memakan cemilan seperti cokelat, atau jenis snack lainya.
  4. Tidur yang cukup
    Pada saat memiliki bayi kita memang tidak bisa istirahat secara maksimal karena harus mengurus sang buah hati. Jika anda ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan sebaiknya anda bisa istirahat kurang lebih sekitar 7 jam setiap harinya.

 

Kunci dari menurunkan berat badan setelah melahirkan adalah memperhatikan pola hidup yang menyehatkan. Bagaimanapun kesehatan bayi jauh lebih penting dibandingkan dengan berat badan anda yang belum turun.demikian artikel mengenai menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Menu diet untuk ibu menyusui
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu

Menu Diet Untuk Ibu Menyusui

Menu diet untuk ibu menyusui ini sangat penting untuk diperhatikan, karena kita harus menyesuaikan antara kebutuhan nutrisi sang bayi dengan berat badan kita agar tidak membengkak. Bagaimanapun kesehatan seorang bayi adalah tangung jawab kita sebagai orang tua, jika anda sorang ibu yang sedang menyusui dan ingin menurunkan berat badan agar menjadi lebih ideal, mengetahui menu diet untuk ibu menyusui akan memberikan banyak manfaat bagi anda dan kesehtan bayi anda.

 

Kebutuhan kalori seorang ibu yang sedang menyusui

Tentu anda sudah tahu tentang aktivitas menyusui yang membutuhkan banyak kalori, maka dari itu anda harus memperhatikan betul kalori yang harus anda miliki. Jika saat ini anda memiliki banyak kalori anda tidak perlu kawatir, karena seiring berjalanya waktu, proses menyusui akan mengurangi kalori anda.

Namun jika saat ini anda hanya memiliki sedikit kalori, dan berat badan tidak dalam kondisi ideal, maka anda memerlukan makanan untuk menambah kalori. Sekedar informasi bahwa seorang ibu menyusui membutuhkan kalori sebanyak 500 sampai 600 agar proses menyusui berjalan dengan baik.

 

Manfaat menu diet untuk ibu menyusui

Perlu anda ketahui bahwa pemilihan Menu diet untuk ibu menyusui yang baik akan memberikan banyak sekali manfaat bagi anda dan sibuah hati. sebut saja pemberian ASI, hal ini sangat penting untuk dilakukan agar pertumbuhan sang buah hati bisa berjalan dengan baik. ASI memiliki banyak sekali kandungan dan salah satunya adalah Docasal Hexanenoic Acid yang memiliki manfaat yang sangat baik untuk perkembangan otak sang buah hati.

Jika anda ingin menerapkan menu diet untuk ibu menyusui, anda bisa mengkonsumsi makanan yang kaya akan DHA seperti ikan dua kali sampai tiga kali dalam seminggu. Ada banyak sekali ikan yang memiliki kandungan DHA seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan forel, dan masih banyak lagi jenis lainya.

Dalam menu diet untuk ibu menyusui ini tentu ada beberapa bahan makanan dengan rasa kurang enak, namun hal ini bisa anda atasi dengan penambahan bawang putih, penggunaan bawang putih memiliki manfaat yang sangat baik bagi sang ibu dan sang buah hati.

 

Daftar makanan Menu diet untuk ibu menyusui

  1. Usahakan untuk mengkonsumsi buah-buahan secara rutin
  2. Makanan-makan yang memiliki kandungan protein dengan jumlah yang banyak seperti ikan, daging unggas, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan juga susu.
  3. Pemilihan sayuran sebagai menu diet untuk ibu menyusui juga sangat dianjurkan, khususnya untuk jenis sayuran dengan warna hijau dan kuning. Konsumsi minimal tiga kali dalam sehari.
  4. Jika pada saat anda hamil ada batas konsumsi yang harus anda turuti, pada pasca melahirkan lupakan aturan tersebut, fokus untuk kesehatan bayi anda.
  5. Ostamel, pasta, sereal, gandum.
  6. Minumlah yang cukup.

 

Pemilihan Menu diet untuk ibu menyusui yang baik adalah menu makanan yang bisa menjaga kesehatan sang bayi. Sayuran, ikan, dan menu sehat lainya sangat kami sarankan sebagai menu diet untuk ibu menyusui.

bayi bisa mengalami hernia
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu

Kenapa Bayi Bisa Mengalami Hernia Dan Cara Mengobatinya

Bayi Bisa Mengalami Hernia-Penyakit hernia tentu menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh banyak orang dewasa. Namun tahukah anda selain orang dewasa, ternyata hernia juga bisa menyerang bayi. Kenapa bayi bisa mengalami hernia? Mungkin itulah pertanyaan yang muncul di benak anda. penyakit yang satu ini tidak hanya menyerang satu dua bayi, namun ada cukup banyak kasus serupa pada bayi. Penyakit hernia yang menyerang bayi terjadi karena tidak sempurnanya penutupan lubang selama bayi berada dalam kandungan. Dengan kata lain, terjadi sebuah kelainan sehingga lubang-lubang yang seharusnya tertutup ketika bayi dilahirkan tidak bisa tertutup secara sempuna sehingga menjadi alasan Kenapa bayi bisa mengalami hernia.

Ketika anda telah mengetahui alasan Kenapa bayi bisa mengalami hernia, maka tentu anda harus mengambil sebuah langkah yang tepat karena penyakit yang satu ini akan menyebabkan bayi anda mengalami rasa nyeri yang tiada tara. Bahkan jika hernia telah menyebabkan infeksi, maka anda harus lebih berhati-hati lagi dalam menangani bayi anda. Cara pengobatan dari penyakit hernia memang harus dilakukan dengan cara dioperasi agar lebih cepat sembuh. Namun jika hernia yang menyerang bayi belum parah, anda bisa mengobatinya dengan cara tradisional tanpa operasi. Saat ini sudah banyak obat-obatan yang bisa menyembuhkan penyakit hernia yang dialami oleh bayi. Ini karena kasus hernia yang menyerang bayi bisa dikatakan cukup tinggi.semoga artikel Kenapa Bayi Bisa Mengalami Hernia Dan Cara Mengobatinya bermanfaat

Bolehkah madu dikonsumsi si kecil
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu

Bolehkah Madu Dikonsumsi Si Kecil? Apa alasannya?

Bolehkah Madu Dikonsumsi Si KecilBagi banyak orang, madu merupakan makanan yang sangat manis dan enak jika dikonsumsi. Madu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun tahukah anda Bolehkah madu dikonsumsi si kecil? Mungkin bagi orang tua, tak akan menjadi masalah jika si buah hati mengkonsumsi makanan teersebut. Namun anda juga harus tahu bahwa ternyata madu memiliki manfaat yang sangat besar serta bahaya bila dikonsumsi oleh si kecil.

Dalam sebuah penelitian yang menjawab pertanyaan para orang tua tentang Bolehkah madu dikonsumsi si kecil?, hasil penelitian berkata bahwa ada sebuah kandungan dalam madu, yakni spora botulisme, yang ternyata bisa menyebabkan keracunan pada bayi. Hal ini berlaku untuk bayi yang masih berumur kurang dari 1 tahun. Spora beracun tersebut sebenarnya tidak hanya ada di dalam madu, tetapi juga terdapat pada berbagai jenis sayuran yang belum dicuci. Anak yang berusia di bawah 1 tahun belum memiliki kekebalan tubuh yang sempurna sehingga sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi madu. Jangankan madu murni, madu yang dicampurkan dalam minuman pun tidak dianjurkan diberikan pada si kecil. Sedangkan bila si buah hati anda telah berumur lebih dari 1 tahun, mengkonsumsi madu tentu bukan menjadi sebuah masalah karena sistem kekebalan tubuhnya telah cukup sempurna sehingga berbagai manfaat yang diberikan oleh madu berupa kesehatan pun bisa didapatkan. Dengan begitu, Bolehkah madu dikonsumsi si kecil? Jawabannya adalah boleh untuk bayi berumur lebih dari 1 tahun.demikian artikel mengenai Bolehkah Madu Dikonsumsi Si Kecil?

Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu

Solusi Cerdas Bila Si Kecil Terkena Cacar Air

Cacar air adalah salah satu penyakit yang tentu akan menyerang siapa saja, baik anak kecil ataupun orang dewasa. Bagi orang dewasa, mungkin cacar adalah penyakit biasa yang dapat ditangani dengan mudah. Namun bagaimana Bila si kecil terkena cacar air? Pasti anda sebagai orang tua akan kebingungan mengatasinya. Bila si kecil terkena cacar air, gejala yang biasanya muncul adalah suhu badan yang berubah panas serta anak akan cepat merasakan lemas dan mudah lelah. Berbagai upaya coba dilakukan oleh para orang tua demi mengatasi penyakit cacar yang sangat menganggu tersebut. Hal ini karena cacar akan meninggalkan bekas berupa bintik-bintik pada kulit yang pastinya akan membuat anak anda tidak lucu lagi.

Anak-anak memang lebih mudah terkena cacar dibandingkan dengan orang dewasa karena kekebalan tubuh pada anak masih belum kuat. Bagi anda, orang tua, yang memiliki anak dengan penyakit cacar, ada tips yang bisa anda lakukan. Cara pertama Bila si kecil terkena cacar air adalah dengan memberikannya asupan makanan berupa sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin c. Ini karena vitamin C akan membantu memulihkan kekebalan tubuh anak sehingga cacar air tidak akan semakin menjalar ke seluruh bagian tubuh. Jika anak anda tidak menyukai sayur-sayuran atau buah-buahan, tentu anda bisa mengakalinya dengan menjadikannya sebagai jus.semoga artikel Solusi Cerdas Bila Si Kecil Terkena Cacar Air bermanfaat

ibu menyusui bayi
Read More
Kesehatan

Tips-Tips Mudah Yang Perlu Ibunda Ketahui Saat Menyusui

Saat tengah hamil, Ibunda pasti akan menghadapi beberapa kesulitan mulai dari mencari baju desain khusus seperti baju menyusui hingga saat masa pasca kelahiran seperti mempelajari bagaimana cara melakukan posisi menyusui yang benar.Ibu menyusui bayi merupakan sebuah pengalaman yang tidak terlupakan. Momen seperti ini adalah momen dimana seorang ibu tengah berkomunikasi dengan buah hatinya. Oleh karena itu, sangat disarankan agar saat ibu telah melahirkan maka bayi diberikan air susu ibu setidaknya selama 6 bulan atau paling baik selama 2 tahun. Bagi seorang ibu muda yang masih pemula dan belum mengetahui bagaimana cara menyusui yang benar maka berikut ini adalah beberapa tips mudah yang dapat membantu Anda.

Tips-Tips Untuk Ibu Menyusui

Ada beberapa tips yang dapat Anda temukan dan praketkkan guna mendapatkan posisi yang paling nyaman saat tengah menyusui bayi Anda. Tips pertama yang dapat Anda ikuti adalah dengan menemukan pakaian atau busana yang sesuai. Busana untuk ibu hamil memiliki beberapa ciri. Biasanya baju menyusui selalu memiliki bukaan yang berada di depan. Hal ini agar memudahkan proses menyusui. Biasanya bukaan dalam bentuk apapun mulai dari kancing depan hingga resleting selalu disarankan untuk diletakkan di area depan. Selain itu bahan yang dikenakan lebih sering direkomendasikan bahan-bahan dari katun yang mampu menyerap keringat dengan baik serta nyaman dikenakan. Bahan katun juga sangat lembut di kulit.

Menemukan Posisi yang Nyaman Saat Menyusui

Selain menemukan busana yang cocok untuk Ibu hamil, ada hal lain yang baiknya Anda ketahui. berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menemukan posisi menyusui yang benar. Terkadang seorang Ibu apalagi yang baru mendapatkan pengalaman pertama melahirkan dengan buah hati pertama seringkali mendapat kesulitan untuk menemukan posisi menyusu yang nyaman. Pada dasarnya ada dua posisi yang disarankan untuk dilakukan. Posisi pertama adalah posisi dengan tubuh yang miring atau dengan kata lain berbaring miring. Posisi seperti ini sangatlah baik apalagi jika Anda tengah memberikan ASI pertama untuk buah hati Anda.

Posisi seperti membuat tubuh Anda terasa lebih nyaman dan relaks sehingga membuat Anda terhindar dari rasa lelah ataupun nyeri khususnya di area punggung. Selain posisi berbaring, posisi lain yang disarankan bagi Ibu menyusui bayi adalah posisi duduk. Posisi duduk dengan kelengkungan tubuh sekitar 90 derajat serta sebelah tangan menopang bayi dan tangan lain memeluk bayi merupakan posisi yang paling aman. Posisi ini aman untuk bayi juga untuk diri Anda. Posisi ini menjadi semacam penopang untuk tubuh Anda. Anda pun dapat melakukan posisi ini dalam keadaan duduk bersila di lantai atau dimanapun.

Beberapa Cara Membantu Bayi agar dapat Menyusui dengan Baik

Sebelum menyusui buah hati Anda, ada baiknya bila Anda telah mengenakan baju menyusui yang nyaman. Ada beberapa cara agar membuat bayi Anda merasa nyaman saat tengah menyusui ASI. Pertama adalah meletakkan posisi bayi dengan nyaman dalam dekapan Anda. letakkan posisi kepala bayi dalam posisi yang lebih tinggi daripada tubuh. Posisi ini mampu membuat bayi menelan ASI dengan lebih mudah dan nyaman. Ibunda dapat menempatkan hidung bayi ke arah yang sejajar dengan puting. Selanjutnya Ibunda bisa membantu bayi agar mau membuka mulutnya. Ada kalanya bayi tidak akan langsung secara otomatis serta reflektif membuka mulutnya.

Oleh karena itu, Ibu dapat membantunya dengan menyentuh bibir atas bayi dengan lembut dan penuh kasih. Selanjutnya agar Ibu tidak merasa lelah saat menyusui, Ibunda bisa meletakkan bantal pengganjal di atas tangan Anda sehingga saat Anda mendekap bayi, dapat terasa lebih nyaman. Saat menyusui seharusnya Ibunda tidak akan merasakan rasa nyeri. Karena apabila Ibunda merasakan rasa nyeri maka itu tandanya ada proses perlekatan saat menyusui yang tidak sesuai atau posisi perletakannya tidak nyaman. Proses perlekatan dalam posisi menyusui yang benarsangatlah penting. Posisi yang benar adalah asimetris. Tanda bahwa posisi menyusui Anda telah benar adalah Anda tidak akan merasakan sakit atau nyeri apapun.

Perlekatan yang baik menunjukkan bahwa mulut bayi berada di area yang pas pada saat Anda menyusui. Tanda lain yang menunjukkan bahwa posisi Ibu menyusui bayi telah benar adalah Anda mampu mendengarkan bunyi ketika bayi tengah meminum ASI. Pada dasarnya bayi akan mampu menyusui secara baik namun apabila ia belum bisa maka Anda harus membantunya. Caranya adalah dengan memasukkan jari kelingking Anda ke area gusi serta puting sehingga mulut akan terlepas. Setelah itu Anda dapat mencoba mengulangi posisi yang benar dan nyaman serta membantu bayi menemukan posisi yang tepat pula.

Biasanya seorang bayi akan mampu menyusui dalam waktu yang cukup. Waktu umum bayi menyusui adalah mulai dari 5 menit hingga 40 menit. Tentu saja waktu ini bukanlah waktu yang pasti, ada kalanya bayi Anda membutuhkan waktu yang lebih banyak hingga lebih dari 40 menit tergantung dari kebutuhannya. Saat Ibunda tengah menyusui dengan baju menyusui, disarankan untuk menggunakan bantalan atau lebih dikenal dengan sebutan breast pad. Kegunaan bantalan ini adalah agar menahan ASI yang terus menerus keluar. Meski ASI tidak secara otomatis keluar secara terus menerus namun ada beberapa pengalaman dimana Ibu terus mengeluarkan ASI.

Untuk itu pada saat seperti ini disarankan untuk menggunakan bantalan ASI agar ASI Anda akan tersumbat.Ibu menyusui bayi merupakan hal yang sangat penting. Proses ini merupakan proses dimana bayi tengah tumbuh dan berkembang. Tidak hanya berfungsi sebagai penopang nutrisi utama, ASI merupakan salah satu zat gizi yang sangat tinggi yang dibutuhkan oleh bayi. Oleh karena itu, selalu disarankan bagi Ibunda agar selalu memberikan ASI yang baik dan teratur untuk bayi Anda. Ibunda juga harus mampu menjaga kesehatan diri Ibunda serta mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi karena makanan yang Ibunda konsumsi turut berpengaruh terhadap produksi ASI Ibunda. Sekian tips-tips untuk Ibu menyusui kali ini. Semoga bermanfaat.

Definisi: Umumya ada dua posisi menyusui yang benar yang diperuntukkan bagi ibu menyusui bayi selain itu Ibunda perlu mengenakan baju menyusui agar dapat menyusui dengan nyaman.

posisi menyusui yang benar
Read More
Kesehatan

Inilah Beberapa Cara Mengetahui Proses Menyusui Yang Benar

Tidak semua Ibu mengetahui bagaimana cara menyusui dengan benar khususnya bagi Ibu-ibu muda yang baru mengalami proses kelahiran yang pertama. Meski demikian bukan berarti Anda tidak akan dapat menyusui. Ibu menyusuiadalah merupakan hal yang wajib untuk dilakukan oleh seorang Ibu yang telah melahirkan. Selain baik bagi kondisi tubuh Anda, menyusui juga memberikan efek yang luar biasa bagi bayi Anda. Bagi sebagian orang yang belum mengetahui bagaimana cara menyusui yang benar maka berikut ini adalah beberapa cara menyusui yang baik. Selain mengetahui cara posisi yang baik ketika tengah menyusui, Anda pun akan mendapatkan beberapa tips memilih makanan untuk ibu menyusui.

Proses Menyusui yang Benar

Setidaknya ada dua cara menyusui yang benar. Pertama adalah menyusui yang dilakukan dalam keadaan duduk. Posisi ini merupakan posisi yang paling umum digunakan khususnya bagi Ibu menyusui. Posisi terjadi dengan menopang tubuh Anda dengan bagian punggung dan bagian lengan menopang bayi. Posisi ini dapat dilakukan dengan duduk di atas kursi atau dipan, juga dapat dilakukan dengan cara duduk bersilang. Saat tengah mempraktekkan posisi ini, buatlah agar posisi kepala bayi berada sedikit lebih atas dari posisi tubuhnya. Hal ini agar proses menyusui serta masuknya ASI dapat berjalan dengan lebih lancar.

Posisi yang kedua untuk cara menyusui yang benar adalah posisi yang dilakukan dengan merebahkan tubuh Anda. posisi merebahkan ini dilakukan dengan bentuk yang miring. Posisi miring sangatlah cocok bagi Anda yang ingin menyusui dengan letak tubuh berbaring. Posisi berbaring ini juga sangat nyaman untuk dilakukan sehingga tidak akan memberikan rasa sakit atau nyeri pada tubuh Anda. Ibunda juga tidak akan merasa cepat kecapekan. Berikut ini adalah beberapa tips tambahan untuk Ibunda agar nutrisi dalam tubuh dapat terjaga dengan lebih baik. Ada beberapa jenis makanan khususnya buah-buahan yang sangat baik untuk di konsumsi bagi Ibu hamil.

Buah-buahan Bermanfaat Bagi Ibu Hamil

Ada beberapa jenis makanan untuk ibu menyusui yang sangat bergizi dan sehat. Salah satu jenis makanan yang paling direkomendasikan adalah buah-buahan. Ada sekian banyak buah-buahan yang dapat Ibunda coba konsumsi secara rutin. Beberapa jenis buah yang sangat bagus untuk dimakan oleh Ibunda yang tengah hamil adalah buah mangga, apel, pepaya, jeruk, dan alpukat. Mari coba dibahas satu persatu khasiat yang terkandung dalam tiap-tiap buah tersebut. dimulai dari buah apel yang memiliki rasa manis nan renyah.

Ibu menyusui sangat baik bila mengkonsumsi buah apel. Apel memiliki banyak vitamin yang sangat baik untuk tubuh mulai dari vitamin B, vitamin C, hingga vitamin K. Selain jenis vitamin di atas, ada beberapa kandungan nutrisi yang juga terkandung dalam buah apel. Nutrisi lainnya adalah kalsium, fosfor, kalium, omega 3, serta zat antioksidan yang sangat baik untuk daya tahan tubuh serta dapat menjaga diri Anda dari serangan sinar radiasi sinar matahari yang sangat buruk. Buah selanjutnya yang dapat dikonsumsi secara rutin adalah mangga. Mangga adalah salah satu buah yang kaya akan serat sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi.

Beberapa kandungan gizi yang ada dalam buah ini adalah vitamin lengkap mulai dari vitamin A, B1, B2, B3, vitamin C, vitamin E, hingga vitamin K. Selain itu zat nutrisi lain yang ada adalah mineral, zat besi, magnesium, dan lain-lain. Dengan mengkonsumsi makanan serta buah-buah yang tepat maka dengan sendirinya kandungan nutrisi yang ada dalam ASI dapat terjaga sehingga apabila Anda hendak melakukan cara menyusui yang benar maka Anda tidak akan merasa kesulitan. Buah mangga yang telah direkomendasikan ternyata mampu membuat tubuh Anda sehat secara baik. Sel darah merah Anda terjaga serta Anda tidak akan mengalami kesusahan pada saluran pencernaan Anda.

Makanan untuk ibu menyusui lainnya yang berasal dari buah-buahan adalah pepaya. Buah pepaya merupakan salah satu buah lokal yang sangat kaya akan manfaat. Buah ini memiliki kandungan vitamin A yang sangat kaya akan serat. Selain vitamin A tentunya masih ada jenis vitamin lainnya seperti vitamin C dan vitamin B. Apalagi buah ini masih dilengkapi dengan omega 3 dengan betakaroten dan antioksidannya yang mampu membantu mengembangkan pertumbuhan otak pada jabang bayi. Selain buah-buahan di atas, masih ada buah lain yang bagus untuk Ibu menyusui salah satunya adalah buah jeruk.

Selain buah jeruk yang jelas-jelas kaya akan vitamin C serta beberapa tambahan vitamin lain, Anda disarankan untuk mengkonsumsi buah-buah seperti alpukat. Buah alpukat ini sangatlah cocok untuk Ibu khususnya Ibu menyusui. Rasanya yang unik membuat sensasi rasa yang berbeda nan nikmat. Anda dapat mengolah buah ini menjadi minuman jus yang ditambah dengan susu manis yang sangat lezat. Ternyata kandungan lemak yang ada dalam buah alpukat ini sangatlah baik dan sehat. Kandungan lemaknya merupakan lemak yang baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu beberapa nutrisi lain seperti vitamin A serta vitamin B dan C nya mampu membuat tubuh menjadi lebih kebal.

Tubuh menjadi lebih serta kekebalan tubuhnya menjadi lebih kuat. Anda akan merasa lebih baik ketika konsumsi makanan Anda berasal dari bahan-bahan yang sehat dan bergizi. Terlebih bila Anda menyeimbanginya dengan mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan nutrisi serta vitamin. Tentunya dengan mengkonsumsi makanan untuk ibu menyusui ini, Anda akan selalu merasa lebih fit dan sehat bugar.

 

perawatan bayi
Read More
Informasi beserta tips dan trik kesehatan ibu, Kesehatan

Tips Untuk Ibu Yang Baru Melahirkan Dalam Perawatan Bayi

Bagi ibu yang baru melahirkan anak pertamanya, mereka mungkin akan merasa sedikit cemas dan takut dalam merawat bayinya karena mereka belum mengetahui bagaimana perawatan bayi yang tepat misalnya makanan untuk sang bayi dan produk-produk yang digunakan untuk buah hati mereka. Jika mereka sudah tahu caranya, mereka dapat merawat sang buah hati mereka dengan benar. Merawat yang benar misalnya cara memandikan bayi baru lahir sesuai dengan anjuran dokter dan mengetahui teknis-teknisnya. Selain itu, untuk para ibu, anda juga harus tahu mengenai peralatan bayi baru lahir yang dibutuhkan dan harus disiapkan. Penjelasan di bawah ini akan memberikan informasi kepada anda para ibu yang ingin mengetahui tips bagaimana merawat sang buah hati yang benar.

Bagaimana Cara Memandikan Bayi yang Benar untuk Ibu Pemula? 

Perkara memandikan bayi baru lahir adalah salah satu hal yang penting dan harus diketahui oleh setiap ibu. Karena jika anda salah dalam memandikan sang buah hati anda, maka biasanya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalnya tulang sang bayi bisa terkilir dan lain sebagainya. Oleh karena itu cara bagaimana memandikan sang bayi dan perawatan bayi harus anda ketahui dengan benar dan cermat. Berikut ini adalah cara-cara bagaimana memandikan sang bayi untuk ibu-ibu pemula.

Cara yang pertama adalah, anda harus memastikan bahwa peralatan bayi baru lahir terutama peralatan mandi seperti sabun, shampoo, sudah siap semuanya. Selanjutnya adalah sebelum memandikan buah hati anda, anda harus mengecek suhu airnya terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan mencelupkan siku anda ke dalam air. Jika anda merasa air tersebut tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, maka suhu air tersebut sudah aman untuk bayi anda. suhu yang ideal dan bagus untuk si bayi adalah 36-37 derajat celcius.

Cara berikutnya adalah bagi para ibu jangan mandikan bayi anda dengan menggunakan air dingin karena air yang dingin akan membuat kulit bayi anda kering. Selain itu suhu air yang dingin akan mengganggu kesehatan bayi anda. Dalam memandikan sang bayi, sebagai ibu, anda harus pintar dan cermat dalam memilih produk untuk bayi anda. Untuk bayi, anda dapat menggunakan sabun yang mengandung vitamin E dan hindari sabun yang mengandung detergent dengan kadar tinggi. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga produk yang keras dapat mengakibatkan iritasi maupun alergi. Cara yang ke lima dalam memandikan sang buah hati anda adalah anda harus menggunakan perawatan bayi atau sabun bayi yang bukan jenis antiseptik atau anti bakteri karena sabun antiseptik tidak bagus untuk kulit bayi.

Untuk cara memandikan bayi baru lahir, para ibu harus menghindari memandikan bayi setelah bayi diberi makan. Memandikan bayi setelah bayi makan biasanya akan membuat bayi anda muntah. Oleh karena itu, perawatan untuk bayi yang benar adalah memandikannya sebelum bayi anda makan. Ketika anda memandikan bayi anda, anda harus berhati-hati dalam membersihkan area mata. Untuk area mata, anda dapat menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air matang yang dingin. Usaplah secara lembut pada bagian wajah sang bayi. untuk bagian lipatan seperti siku, anda dapat mengusapnya dengan sabun.

Cara Memilih Produk yang Aman Untuk Bayi 

Seperti yang telah disinggung di atas, selain teknis dalam memandikan sang bayi, para ibu juga harus cermat dalam memilih produk untuk sang buah hati. Banyak sekali produk yang diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bayi. Namun, yang harus anda perhatikan adalah peralatan bayi baru lahir misalnya produk kosmetik untuk bayi anda. Di pasaran, banyak produk kosmetik bayi yang ditawarkan. Para ibu harus memilih produk mana yang terbaik untuk bayi anda. Produk yang baik adalah produk memberi keamanan terbaik. Dalam memilih kosmetik untuk bayi, ada beberapa daftar zat yang harus tidak boleh digunakan untuk bayi anda. Zat-zat tersebut adalah sebagai berikut ini.

peralatan bayi baru lahir

Produk kosmetik bayi harus bebas dari zat Para Amino Benzoic atau PABA karena zat ini adalah salah satu zat karsinogenik yang biasanya terdapat dalam produk kosmetik seperti tabir surya dan sunscreen. Selain itu, zat lain yang tidak boleh ada di dalam kosmetik untuk bayi anda adalah Sodium Lauryl Sulfate atau SLS. Zat ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Artificial color juga salah satu bahan yang dilarang untuk kosmetik bayi. Perawatan bayi dengan cara yang tepat akan memberikan keamanan untuk bayi anda.

Zat yang lain adalah alkohol. Senyawa alkohol dapat menyebabkan alergi pada kulit si bayi. Oleh karena itu, dalam memilih produk untuk bayi anda, anda harus teliti bahwa produk tersebut tidak mengandung alkohol. Peralatan bayi yang tepat akan memberikan keselamatan dan keamanan untuk buah hati anda. Pilihlah produk kosmetik seperti sabun, baby oil, dan lainnya yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti dari lidah buaya, minyak zaitun. Cara memandikan bayi baru lahir dengan produk yang aman adalah pilihan yang bagus untuk para ibu-ibu karena hal tersebut tidak akan mengganggu kesehatan buah hati anda.

Dalam memilih peralatan bayi baru lahir, para orang tua harus cerdas dan cermat. Anda harus memeriksa bahan-bahan yang ada di dalam produk tersebut. Pastikan bahwa produk yang anda pilih tidak mengandung zat yang berbahaya yang dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti kanker, iritasi, dan alergi. Produk kosmetik alami lebih disarankan untuk menjaga bayi anda.